Sabtu, 23 Oktober 2010

UNSUR-UNSUR KALIMAT

UNSUR-UNSUR KALIMAT

1. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur kalimat?
Unsur-unsur dalam kalimat :
 Subyek (S)
• Disebut juga pokok kalimat, karena merupakan unsur inti suatu kalimat.
• Umumnya berupa kata benda (KB) atau kata lain yang dibendakan.
• Merupakan jawaban dari pertanyaan “Siapa” atau “Apa”.
• Contoh :
o Siwon adalah seorang aktor dan penyanyi.
o Super Junior adalah boyband favoritku.
o Buku itu dibeli oleh Wirda.
 Predikat (P)
• Unsur inti pada kalimat yang berfungsi menjelaskan subyek.
• Biasanya berupa kata kerja (KK) atau kata sifat (KS).
• Merupakan jawaban dari pertanyaan “Mengapa” dan “Bagaimana”.
• Contoh :
o Wirda menyanyi dengan merdu.
o Ibu memasak nasi goreng.
o Ayah membaca majalah.
 Objek (O)
• Keterangan predikat yang memiliki hubungan erat dengan predikat.
• Biasanya terletak di belakang predikat.
• Dalam kalimat pasif, objek akan menempati posisi subyek.
• Ada dua macam objek, yaitu :
o Objek Penderita : kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kelompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subyek.
Makna objek penderita :
1. Penderita
Contoh : Kyuhyun mencoret-coret tembok.
2. Penerima
Contoh : Ari memakai baju Heechul.
3. Tempat
Contoh : Super Junior datang ke Indonesia.
4. Alat
Contoh : Wiendy melempar bola ke Shindong.
5. Hasil
Contoh : Doni mengerjakan tugas Bahasa Indonesia.
o Objek Penyerta : objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu.
Makna objek penyerta :
1. Penderita.
Contoh : Suti memberikan Sungjin komputer baru.
2. Hasil.
Contoh : Ryan membelikan orangtuanya rumah.
 Keterangan (K)
• Hubungannya dengan predikat renggang.
• Posisinya dapat di awal, tengah, ataupun akhir kalimat.
• Terdiri dari beberapa jenis :
o Keterangan Tempat
 Wirda akan konser di Singapore.
o Keterangan Alat
 Dalam drama itu, Kyuhyun memukul Shindong dengan panci.
o Keterangan Waktu
 Shinee akan kembali ke Korea pukul 11 malam.
o Keterangan Tujuan
 Kita harus rajin berolahraga agar sehat.
o Keterangan Cara
 Mereka memperhatikan koreo dengan seksama.
o Keterangan Penyerta
 David pergi bersama Donghae.
o Keterangan Similatif
 Wiendy memberikan arahan kepada pemain sebagai pelatih.
o Keterangan Sebab
 Dia sangat sukses sekarang karena giat bekerja.

 Pelengkap (Pel.)
• Terletak di belakang predikat.
• Perbedaannya terletak pada kalimat pasif. Pelengkap tidak menjadi subyek dalam kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif, objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif, bukan pelengkap.
• Contoh :
o Wirda memberikanku novel bagus.
o Hangeng menghadiahkan orangtuanya restoran baru.
o Mahkota itu bertahtakan mutiara.



2. Jelaskan pola kalimat dasar bahasa Indonesia?
Tipe kalimat dan pola kalimat dasar yang terdapat dalam bahasa Indonesia.
Tipe kalimat
Contoh
Subyek
Predikat
Obyek
Pelengkap
Keterangan

 Kalimat dasar berpola S-P
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek predikat.Predikat kalimat untuk tipe ini dapat berupa kata kerja,kata benda,kata sifat,atau kata bilangan.
Contoh:
David bertanya
S P

 Kalimat dasar berpola S-P-O
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek,predikat,obyek.
Contoh:
Wiendy membuat layang-layang
S P O

 Kalimat dasar berpola S-P-Pel
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek,predikat,pelengkap.
Contoh:
Wirda belajar matematika
S P Pel


 Kalimat dasar berpola S-P-O-Pel
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek,predikat,obyek,pelengkap.
Contoh:
Ibu membelikan adik baju
S P O Pel
 Kalimat dasar berpola S-P-K
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek,predikat,keterangan.
Contoh:
Kakak mau menikah
S P K
 Kalimat dasar berpola S-P-O-K
Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subyek,predikat,obyek,keterangan.
Contoh:
Wirda membeli baju dibutik
S P O K

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar