Sabtu, 23 Oktober 2010

PIDATO

PIDATO


Pidato adalah menyampaikan sesuatu secara lisan kepada kelompok audiens.
Pidato memiliki unsur-unsur berupa intonasi, gerak-gerik, dan mimik.
Isi yang disampaikan dapat bersifat penyampaian informasi, membujuk atau menghibur audiens.

Pokok-pokok pidato adalah :
1. Pendahuluan berisi uraian untuk mempersiapkan pendengar berupa sapaan salm, ucapan syukur, ucapan terima kasih, latar belakang, masalah, dan tujuan.
2. Isi berisi gagasan pokok yang hendak disampaikan.
3. Penutup berisi simpulan, ajakan, harapan, permohonan maaf, dan salam penutup.

Berpidato memerlukan kemampuan :
1. Mampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar.
2. Menguasai bahasa dengan baik dan benar.
3. Berani tampil di depan umum.

Langkah-langkah persiapan pidato :
1. Merumuskan materi pokok yang akan dipidatokan.
2. Mengumpulkan bahan.
3. Menyeleksi materi.
4. Memahami materi.

Metode Pidato :
1. Pidato ekstemporan yaitu metode pidato yang terlebih dahulu menuliskan pokok-pokok pikiran yang kemudian dikembangkan kembali dengan kata-katanya sendiri.

2. Pidato impromtu yaitu metode pidato spontan atau pidato serta merta. Pidato ini disampaikan tanpa persiapan sama sekali.

3. Pidato manuskrip yaitu metode pidato dengan cara membacakan naskah.

4. Pidato menghapal yaitu metode pidato yang dilakukan dengan menghapalkan naskah pidato kata demi kata, kemudian disampaikan kembali sesuai dengan materi yang dihapalkan itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar