Minggu, 16 Oktober 2011

ARSITEKTUR TELEMATIKA

ARSITEKTUR TELEMATIKA Pengertian Middleware telematika didefinisikan sebagai sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer) dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer - layer TCP/IP . Dan besar kemungkinannya bahwa OLEDB akan menjadi database middleware yang paling populer pada saat teknologinya matang, karena keterbukaannya, arsitekturnya yang object-oriented, dan kemampuannya mengakses hampir semua tipe penyimpanan. Middleware merupakan komponen perangkat lunak yang memberikan peranan penting dalam pengembangan aplikasi client/server dengan tidak memandang platform. Beberapa arsitektur dan tipe middleware dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan untuk itu diperlukan kerangka arsitektur dan platform yang kompatibel bagi semua departemen dan lembaga pemerintah, serta penerapan standardisasi bagi berbagai hal yang terkait dengan penggunaan teknologi telematika secara luas. Agar pemerintah dapat meningkatkan hubungan kerja antar instansi pemerintah serta dapat menyediakan pelayanan bagi masyarakat dan dunia usaha secara efektif dan transparan, diperlukan kerangka arsitektur dan platform yang kompatibel untuk memperlihatkan arsitektur yang kuat, karena merupakan jaringan kerja dan tidak terdapat pusat kontrolnya. Arsitektur Sisi Client adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server. Arsitektur Sisi Server didefinisikan sebagai solusi-solusi baru ini memberikan penghantaran aplikasi tingkat lanjut, koneksi data center, dan kemampuan campus network kelas enterprise termasuk arsitektur yang dibutuhkan untuk membangun jaringan generasi berikutnya. Menurut pendapat saya dari artikel tersebut diatas yaitu :Pengertian Arsitektur Telematika itu sendiri saya belum bisa mengartikan secara jelas, dari artikel yang saya dapat yaitu mengenai middleware telematika adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP. Dari arsitektur dan tipe middleware diperlukan sebuah kerangka arsitektur dan platform yang kompatibel agar dapat meningkatkan hubungan kerja antar instansi pemerintahan bagi pihak pemerintah CONTOH ARSITEKTUR TELEMATIKA Arsitektur Client/Server 1. Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC 2. Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri 3. Berbagi hardware atau software ArsitekturFileServer Model pertama Client Server Semua pemrosesan dilakukan pada sisi workstation Satu atau beberapa server terhubungkan dalam jaringan Server bertindak sebagai file server File server bertindak sebagai pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut Setiap klien dilengkapi DBMS tersendiri DBMS berinteraksi dengan data yang tersimpan dalam bentuk file pada server Aktivitas pada klien: •Meminta data • Meminta penguncian data Tanggapan dari klien •Memberikan data •Mengunci data dan memberikan statusnya Batasan File Server • Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan • Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori • Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus • Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama tanggung jawab diserahkan kepada programmer Arsitektur Database Server • Klien bertanggung jawab dalam mengelola antar muka pemakai (mencakup logika penyajian data, logika pemrosesan data, logika aturan bisnis) • Database server bertanggung jawab pada penyimpana, pengaksesan, dan pemrosesan database • Database serverlah yang dituntut memiliki kemampuan pemrosesan yang tinggi • Beban jaringan menjadi berkurang • Otentikasi pemakai, pemeriksaan integrasi, pemeliharaan data dictionary dilakukan pada database server • Database server merupakan implementasi dari two-tier architecture Application Architectures Two-tier architecture: Contoh - program klien menggunakan ODBC/JDBC untuk berkomunikasi dengan database Three-tier architecture: Contoh aplikasi berbasis Web Beberapa Kuntungan Arsitektur Three-Tier • Keluwesan teknologi • Mudah untuk mengubah DBMS engine • Memungkinkan pula middle tier ke platform yang berbeda • Biaya jangka panjang yang rendah • Perubahan-perubahan cukup dilakukan pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan • Keunggulan kompetitif • Kekampuan untuk bereaksi thd perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada mengubah keseluruhan aplikasi Sumber : http://www.acehforum.com/?s=arsitektur+telematika&x=0&y=0

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar